Optimasi gambar untuk SEO adalah menyiapkan gambar agar cepat dimuat, mudah dipahami mesin pencari, dan ramah pengguna, termasuk pembaca layar. Gambar yang tidak dioptimalkan sering menjadi penyebab halaman lambat.
Langkah-langkah
- Pilih gambar yang relevan. Gambar harus mendukung isi, bukan sekadar hiasan.
- Beri nama berkas yang deskriptif. "sertifikat-pelatihan-excel.jpg" lebih baik daripada "IMG_1234.jpg".
- Tulis teks alternatif (alt text). Jelaskan isi gambar secara singkat dan wajar bagi orang yang tidak dapat melihatnya. Gambar murni dekoratif boleh diberi alt kosong.
- Kompres dan sesuaikan ukuran. Jangan mengunggah foto beberapa megabita bila hanya tampil kecil.
- Pilih format yang sesuai. Format modern seperti WebP atau AVIF sering lebih ringan; JPG untuk foto dan PNG atau SVG untuk grafik dengan teks atau ikon.
- Tentukan lebar dan tinggi agar tata letak tidak bergeser saat gambar dimuat.
- Gunakan pemuatan bertahap (lazy loading) untuk gambar di bagian bawah halaman.
- Letakkan dekat teks yang relevan.
Contoh teks alternatif
| Kurang baik | Lebih baik |
|---|---|
| "gambar" | "Pemilik toko merapikan produk keramik di rak kayu" |
| "seo seo seo" | "Diagram alur pemesanan website dari memilih desain sampai online" |
Hak cipta dan lisensi
Gunakan gambar milik sendiri atau yang lisensinya jelas. Gambar merupakan bagian dari kepercayaan, yaitu foto asli dan relevan lebih meyakinkan daripada foto stok generik. Pegangannya ialah ringan, relevan, dan dapat diakses. Lihat cara memperbaiki Core Web Vitals dan cara mengompres gambar online.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah alt text mempengaruhi peringkat?
Membantu mesin pencari memahami gambar dan penting bagi aksesibilitas.
Berapa ukuran gambar yang ideal?
Sesuaikan dengan ukuran tampil terbesar di halaman, lalu kompres.
Perlukah semua gambar diberi alt?
Gambar bermakna ya; gambar dekoratif boleh alt kosong.