Artikel yang masuk Google adalah artikel yang sudah ditemukan, dipelajari, dan disimpan dalam indeks mesin pencari sehingga bisa muncul pada hasil pencarian yang relevan. Masuk indeks tidak sama dengan berperingkat tinggi: yang pertama soal ditemukan, yang kedua soal dinilai berguna dan relevan.
Dua tahap yang berbeda
- Ditemukan dan diindeks. Syarat teknis agar halaman tercatat.
- Diperingkat. Bergantung relevansi, kualitas, dan banyak sinyal lain.
Agar artikel terindeks
- Pastikan halaman tidak diblokir oleh robots.txt dan tidak diberi tanda noindex.
- Pastikan halaman memiliki tautan dari halaman lain di website.
- Sertakan halaman di sitemap (cara membuat sitemap XML).
- Kirim URL lewat alat Inspeksi URL di Search Console bila perlu.
- Pastikan halaman cepat dibuka dan tidak bergantung pada skrip yang menghalangi pembacaan isi.
Agar artikel layak diperingkat
| Faktor | Praktik |
|---|---|
| Relevansi | Jawab maksud pencarian secara langsung |
| Kualitas | Informasi akurat, orisinal, dan bernilai tambah |
| Kejelasan | Struktur judul, paragraf pendek, daftar |
| Kepercayaan | Sumber, pengalaman nyata, dan identitas penulis jelas |
| Pengalaman halaman | Cepat, nyaman di ponsel, tidak dipenuhi gangguan |
Kesalahan yang sering terjadi
Menyalin artikel orang lain, menumpuk kata kunci, dan menulis tanpa memahami kebutuhan pembaca. Artikel merupakan aset yang terus bekerja bila berkualitas, yaitu dapat mendatangkan pengunjung berbulan-bulan. Prinsipnya ialah konsisten dan jujur. Bacalah cara memperbaiki indexing Google dan cara membuat artikel SEO.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa lama artikel baru terindeks?
Bervariasi, dari beberapa hari hingga lebih lama. Tidak ada kepastian.
Apakah harus mengirim ke Google?
Tidak wajib, tetapi sitemap dan Inspeksi URL mempermudah penemuan.
Mengapa artikel saya terindeks tetapi tidak muncul?
Mungkin kurang relevan atau bersaing dengan halaman yang lebih kuat. Perbaiki kualitas dan relevansi.