Template pembukuan UMKM adalah kerangka catatan keuangan sederhana yang dapat dibuat di buku atau spreadsheet agar usaha kecil mencatat transaksinya secara teratur. Berikut rancangan kolom yang bisa Anda salin ke spreadsheet.
Lembar 1: buku kas harian
| Kolom | Isi |
|---|---|
| Tanggal | Tanggal transaksi |
| Keterangan | Deskripsi singkat |
| Kategori | Penjualan, bahan, gaji, sewa, dan lain-lain |
| Masuk | Uang masuk |
| Keluar | Uang keluar |
| Saldo | Saldo sebelumnya + masuk − keluar |
| Bukti | Nomor atau keterangan nota |
Lembar 2: piutang
Kolom: tanggal penjualan, nama pelanggan, jumlah, jatuh tempo, status pembayaran, tanggal dibayar. Dari sini Anda tahu siapa yang perlu ditagih.
Lembar 3: utang
Kolom: tanggal pembelian, pemasok, jumlah, jatuh tempo, status. Dari sini Anda tahu kewajiban yang harus dibayar.
Lembar 4: persediaan
Kolom: kode atau nama barang, stok awal, masuk, keluar, stok akhir, harga satuan, nilai persediaan.
Lembar 5: rekap bulanan
Ringkasan total penjualan, biaya per kategori, laba kasar, dan saldo kas. Gunakan rumus agar terisi dari lembar lain.
Tips penggunaan
Pisahkan uang pribadi dan usaha, simpan bukti, dan cocokkan saldo kas dengan uang di tangan atau rekening setiap akhir pekan. Pembukuan merupakan kebiasaan, yaitu hasil dari pencatatan teratur. Pegangannya ialah catat setiap hari. Baca cara membuat pembukuan usaha dan template laporan keuangan Excel.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah perlu buku fisik?
Boleh, tetapi spreadsheet atau aplikasi memudahkan perhitungan dan cadangan.
Seberapa sering mencocokkan saldo?
Mingguan.
Kapan beralih ke aplikasi?
Saat transaksi per hari banyak atau ada beberapa orang yang mencatat.