Brand identity adalah keseluruhan elemen yang membuat sebuah merek dikenali, mencakup nama, pesan, gaya bahasa, logo, warna, huruf, dan gaya visual. Identitas yang kuat konsisten, sehingga pelanggan merasa mengenal Anda di mana pun bertemu.
Langkah-langkah
- Rumuskan inti merek. Siapa pelanggan, masalah apa yang Anda selesaikan, apa yang membedakan, dan nilai apa yang dijalankan.
- Tentukan kepribadian merek. Tiga sampai lima kata, misalnya ramah, rapi, dan jujur.
- Pilih nama dan pesan. Nama yang mudah diucapkan, slogan bila perlu, dan nada bahasa.
- Rancang logo. Sederhana dan fleksibel (lihat cara membuat logo bisnis).
- Susun palet warna dan huruf. Lihat cara memilih warna brand.
- Tentukan gaya visual. Foto, ilustrasi, dan ikon.
- Tulis panduan. Aturan pemakaian agar konsisten.
- Terapkan. Kartu nama, media sosial, website, kemasan.
Isi panduan merek
| Bagian | Isi |
|---|---|
| Ringkasan merek | Nilai, kepribadian, audiens |
| Logo | Versi, jarak aman, kesalahan penggunaan |
| Warna | Kode warna dan penggunaan |
| Huruf | Font judul dan isi |
| Gaya visual | Contoh foto dan ikon |
| Gaya bahasa | Contoh kalimat sesuai nada merek |
Menjaga konsistensi
Identitas merupakan janji yang harus dijaga, yaitu bahwa pelanggan mendapat pengalaman serupa di setiap titik temu. Karena itu, tunjuk satu orang yang memeriksa materi baru. Pedomannya ialah mengikuti panduan, bukan selera sesaat. Bila Anda ingin dibantu, baca jasa branding bisnis. Valtef membangun website yang mengikuti identitas Anda; ceritakan kebutuhannya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Perlukah identitas bagi usaha kecil?
Versi sederhana tetap berguna: logo, dua warna, satu huruf, dan nada bahasa.
Kapan identitas perlu diperbarui?
Saat tidak lagi mewakili usaha atau sulit dipakai di media baru.
Siapa yang menjaga panduan?
Pemilik usaha atau satu orang yang ditunjuk.