CV adalah ringkasan riwayat pendidikan, pengalaman, dan keahlian Anda yang dikirim kepada perekrut saat melamar pekerjaan. Perekrut sering hanya meluangkan waktu singkat untuk tiap CV, jadi tujuan Anda ialah membuat hal paling relevan terlihat dalam sekali baca.
Bagian yang lazim ada
- Data kontak. Nama, nomor telepon, surel, dan kota. Cukup yang diperlukan.
- Ringkasan singkat. Dua atau tiga kalimat tentang posisi yang dituju dan kekuatan utama Anda.
- Pengalaman kerja. Urutkan dari yang terbaru, sebutkan peran, nama organisasi, periode, dan hal yang Anda kerjakan.
- Pendidikan. Institusi, jurusan, dan tahun.
- Keahlian. Kemampuan yang relevan dengan lowongan.
- Tambahan. Sertifikat, organisasi, atau proyek bila relevan.
Menulis pengalaman dengan jelas
Mulailah tiap poin dengan kata kerja, misalnya "mengelola", "menyusun", atau "melayani". Sebutkan hasilnya bila ada dan bisa Anda buktikan. Hindari angka yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, sebab perekrut mungkin menanyakannya saat wawancara.
Format dan panjang
Gunakan satu jenis font yang mudah dibaca, ukuran sekitar 10 sampai 12 poin, dan margin yang cukup. Untuk pelamar dengan pengalaman terbatas, satu halaman umumnya cukup. Simpan sebagai PDF agar tampilan tidak berubah, kecuali lowongan meminta format lain.
Kesalahan yang sering terjadi
Ada tiga kesalahan yang paling sering muncul, yaitu salah ketik, informasi kontak yang keliru, dan isi yang tidak relevan dengan posisi. CV merupakan kesan pertama Anda, jadi bacalah ulang dan minta orang lain memeriksanya.
Pembahasan format lain bisa dibaca di cara membuat CV ATS friendly dan tips membuat CV menarik.
Pertanyaan yang sering diajukan
Perlukah foto di CV?
Bergantung pada kebiasaan di industri dan permintaan perusahaan. Jika tidak diminta, foto tidak wajib.
Berapa halaman idealnya?
Banyak pelamar pemula cukup dengan satu halaman. Pengalaman yang panjang boleh lebih, asalkan tetap relevan.
Apakah harus mencantumkan gaji harapan?
Hanya bila diminta dalam lowongan.