Surat lamaran kerja adalah surat resmi yang menyatakan niat Anda melamar suatu posisi dan memperkenalkan diri secara singkat kepada perusahaan. Surat ini melengkapi CV, jadi tidak perlu mengulang seluruh isi CV, cukup menjelaskan mengapa Anda tertarik dan cocok.
Bagian surat lamaran
- Tempat dan tanggal. Contoh: "Semarang, 9 Oktober 2026".
- Lampiran dan perihal. Sebutkan jumlah lampiran dan perihal, misalnya "Lamaran Pekerjaan sebagai Staf Administrasi".
- Alamat tujuan. "Yth. Bapak/Ibu HRD" disertai nama perusahaan.
- Salam pembuka. "Dengan hormat,".
- Paragraf pembuka. Sebut posisi dan sumber informasi lowongan.
- Paragraf isi. Jelaskan singkat pendidikan, pengalaman, atau keahlian yang relevan.
- Paragraf penutup. Nyatakan kesediaan mengikuti seleksi dan ucapkan terima kasih.
- Salam penutup dan tanda tangan. "Hormat saya," disertai nama.
Menulis paragraf isi
Hubungkan kemampuan Anda dengan kebutuhan lowongan. Daripada menulis "saya pekerja keras", jelaskan contoh konkret yang menunjukkannya. Satu atau dua kalimat spesifik lebih meyakinkan daripada daftar sifat umum.
Format
Gunakan huruf baku, ukuran 11 sampai 12 poin, dan panjang satu halaman. Kirim sebagai PDF atau ikuti petunjuk lowongan. Jika melamar lewat surel, isi surel dapat berupa versi ringkas surat.
Lampiran umum
Lampiran yang lazim meliputi CV, fotokopi atau pindaian ijazah, transkrip nilai, dan sertifikat pendukung, sesuai permintaan lowongan. Ada dua hal yang perlu dicek, yaitu kelengkapan lampiran dan ukuran berkas. Yang paling penting ialah kesesuaian dengan petunjuk. Lihat contoh surat lamaran kerja dan cara membuat CV.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah perlu ditulis tangan?
Hanya bila lowongan memintanya. Sebagian besar kini menerima surat digital.
Seberapa panjang surat lamaran?
Satu halaman sudah cukup.
Apakah harus ada surat bila CV sudah dikirim?
Biasanya baik jika disertakan, kecuali lowongan menyatakan tidak perlu.