Website portofolio adalah situs pribadi yang menampilkan karya dan keahlian Anda, sehingga calon klien atau perekrut dapat menilai kemampuan Anda secara langsung. Dibandingkan PDF, website selalu dapat diakses dan mudah dibagikan lewat satu tautan.
Struktur halaman
- Beranda. Kalimat singkat tentang siapa Anda dan apa yang Anda kerjakan, diikuti karya pilihan.
- Karya atau proyek. Daftar proyek, masing-masing dengan halaman detail.
- Tentang. Latar belakang singkat dan keahlian.
- Kontak. Surel, WhatsApp, atau tautan profil profesional.
Menyajikan karya
Pilih sedikit karya terbaik. Untuk tiap karya, sertakan gambar atau tautan, tujuan proyek, peran Anda, dan hasil bila bisa dibuktikan. Konteks membuat karya lebih bermakna daripada gambar saja. Minta izin bila karya dibuat untuk klien.
Pilihan membangun
| Cara | Cocok untuk |
|---|---|
| Website builder | Cepat dan tanpa kode |
| HTML dan CSS sendiri | Yang ingin tampilan unik dan paham dasar web |
| Dibuatkan pihak lain | Yang ingin hasil rapi tanpa mengerjakan sendiri |
Hal yang membuat portofolio efektif
Portofolio yang baik merupakan kurasi, bukan arsip. Tampilan harus mendukung karya, bukan bersaing dengannya. Dua hal yang sering terlupakan, yaitu tombol kontak yang jelas dan pembaruan berkala. Prinsipnya ialah memudahkan orang menghubungi Anda.
Valtef membuat website portofolio dan halaman personal; lihat contohnya di katalog dan ceritakan kebutuhan Anda. Untuk isi portofolio, baca cara membuat portofolio kerja.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa karya yang ideal?
Beberapa karya terbaik yang relevan lebih baik daripada banyak karya biasa.
Perlukah domain sendiri?
Sangat disarankan, misalnya namaanda.com, karena lebih profesional dan mudah diingat.
Bolehkah menampilkan karya tim?
Boleh bila Anda menjelaskan peran Anda dan memiliki izin.