Website error adalah kondisi ketika website tidak tampil atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya, ditandai pesan kesalahan, halaman kosong, atau fitur yang gagal. Cara terbaik menanganinya ialah memeriksa dari lapisan paling dasar ke lapisan yang lebih tinggi, agar tidak menebak-nebak.
Urutan pemeriksaan
- Pastikan masalahnya nyata. Buka dari jaringan atau perangkat lain, dan coba mode penyamaran. Kadang masalahnya hanya pada cache atau koneksi Anda.
- Periksa domain. Apakah masih aktif dan belum kedaluwarsa? Apakah DNS mengarah ke tempat yang benar?
- Periksa hosting. Apakah server berjalan, apakah ada pemberitahuan gangguan, dan apakah kuota belum habis?
- Periksa sertifikat SSL. Peringatan keamanan di peramban sering berasal dari sertifikat yang kedaluwarsa.
- Periksa aplikasi. Lihat log kesalahan server, perubahan terakhir pada kode atau plugin, dan versi bahasa pemrograman.
- Periksa basis data. Koneksi basis data yang gagal membuat banyak website menampilkan galat.
Memahami kode kesalahan
| Kode | Arti umum | Langkah awal |
|---|---|---|
| 404 | Halaman tidak ditemukan | Periksa alamat dan pengalihan |
| 500 | Kesalahan di sisi server | Baca log kesalahan |
| 502 atau 503 | Server tidak merespons atau kelebihan beban | Periksa layanan server |
| Peringatan SSL | Sertifikat bermasalah | Periksa masa berlaku dan pemasangan |
Mengembalikan ke keadaan baik
Jika masalah muncul setelah perubahan, kembalikan perubahan itu atau pulihkan dari cadangan. Setelah kembali normal, cari penyebabnya di lingkungan uji, bukan di website yang sedang dipakai. Menangani error merupakan keterampilan yang berguna, tetapi tidak harus Anda lakukan sendiri. Dua hal yang perlu dicatat, yaitu waktu mulai terjadi dan perubahan terakhir. Pedoman utamanya ialah satu perubahan dalam satu waktu.
Bila Anda tidak ingin menanganinya sendiri, lihat jasa perbaikan website error dan ceritakan masalahnya ke Valtef lengkap dengan alamat website dan pesan error. Untuk kasus tertentu, baca cara mengatasi website down.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mengapa website saya tiba-tiba error?
Penyebab umum ialah pembaruan plugin atau kode, domain atau SSL kedaluwarsa, kuota hosting habis, atau gangguan server.
Perlukah membuka log?
Ya. Log menjelaskan apa yang gagal dan sering langsung menunjuk penyebabnya.
Bagaimana mencegah terulang?
Cadangkan rutin, uji pembaruan sebelum diterapkan, dan pantau masa berlaku domain dan SSL.