PPN, atau pajak pertambahan nilai, adalah pajak atas konsumsi barang dan jasa tertentu yang dikenakan pada setiap rantai transaksi. Kalkulator PPN membantu menghitung nilai pajak dan harga akhir, tetapi tarif dan ketentuan penerapannya ditetapkan oleh peraturan perpajakan yang bisa berubah.
Penting: periksa tarif yang berlaku
Contoh di bawah memakai tarif 11% hanya sebagai ilustrasi. Tarif, objek, dan cara penghitungan dasar pengenaan pajak dapat berbeda untuk jenis barang atau jasa tertentu dan dapat berubah. Rujuk informasi terbaru dari otoritas pajak atau konsultan pajak sebelum menerapkannya pada transaksi nyata.
Menambah PPN pada harga dasar
Rumus: PPN = Harga dasar × tarif. Harga akhir = Harga dasar + PPN.
Contoh dengan tarif ilustrasi 11%: harga dasar 1.000.000. PPN = 110.000. Harga akhir = 1.110.000.
Mengeluarkan PPN dari harga inklusif
Rumus: Harga dasar = Harga inklusif ÷ (1 + tarif). PPN = Harga inklusif − Harga dasar.
Contoh dengan tarif ilustrasi 11%: harga inklusif 1.110.000. Harga dasar = 1.110.000 ÷ 1,11 = 1.000.000. PPN = 110.000.
| Situasi | Rumus |
|---|---|
| Harga belum termasuk PPN | Harga akhir = harga × (1 + tarif) |
| Harga sudah termasuk PPN | Harga dasar = harga ÷ (1 + tarif) |
Kewajiban dan catatan
Apakah usaha Anda wajib memungut PPN bergantung pada status pengusaha dan ketentuan yang berlaku. Faktur pajak adalah dokumen tersendiri dengan aturan khusus. PPN merupakan topik yang menuntut ketelitian, yaitu kesalahan bisa berimplikasi pada kewajiban pajak. Pegangannya ialah rujuk ketentuan terbaru dan konsultasi. Lihat cara membuat invoice profesional.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah semua usaha wajib memungut PPN?
Tidak; bergantung status dan ketentuan perpajakan. Tanyakan konsultan pajak.
Apakah kalkulator ini resmi?
Tidak; ini penjelasan rumus, bukan nasihat pajak resmi.
Bagaimana jika harga sudah termasuk pajak di toko?
Gunakan rumus mengeluarkan PPN dari harga inklusif.