Invoice di Excel adalah faktur penagihan yang dibuat dengan spreadsheet sehingga jumlah dan total dihitung otomatis. Cocok untuk usaha kecil yang membuat sedikit invoice per bulan dan ingin kendali penuh atas formatnya.
Tata letak
- Kepala. Logo, nama usaha, alamat, dan kontak.
- Judul dan nomor. "Invoice", nomor, tanggal terbit, dan jatuh tempo.
- Data pelanggan. Nama dan alamat.
- Tabel rincian. No, Deskripsi, Jumlah, Harga satuan, Subtotal.
- Ringkasan. Subtotal, potongan, pajak bila berlaku, dan total.
- Pembayaran dan catatan. Rekening, atas nama, dan ketentuan.
Rumus yang dipakai
| Sel | Rumus | Fungsi |
|---|---|---|
| Subtotal baris | =Jumlah*Harga | Hitung per baris |
| Subtotal semua | =SUM(rentang subtotal) | Jumlah keseluruhan |
| Potongan | =Subtotal*persen | Bila ada diskon |
| Total | =Subtotal−Potongan+Pajak | Jumlah yang ditagih |
Gunakan format Accounting atau mata uang agar angka tampil rapi. Pajak dihitung sesuai ketentuan yang berlaku untuk usaha Anda; konsultasikan dengan konsultan pajak bila ragu.
Nomor invoice
Gunakan pola berurutan, misalnya INV-2026-0001. Untuk menghindari nomor ganda, simpan setiap invoice sebagai berkas terpisah dan catat nomor terakhir pada lembar log.
Batas Excel
Untuk banyak invoice, Excel rawan salah nomor dan sulit dilacak. Pada titik itu, generator invoice atau aplikasi akuntansi lebih aman. Invoice merupakan dokumen tagih, yaitu kesalahan angka berakibat langsung pada pembayaran. Pegangannya ialah periksa total sebelum mengirim. Baca cara membuat invoice profesional dan generator invoice online.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah perlu logo?
Tidak wajib, tetapi membuat invoice tampak profesional.
Bagaimana menampilkan terbilang?
Perlu rumus atau makro khusus; atau tulis manual.
Apakah invoice Excel diakui?
Bergantung penerima dan ketentuan; yang penting informasinya lengkap dan benar.