Mengubah Word ke PDF adalah proses menyimpan dokumen DOCX menjadi berkas PDF yang tampilannya tetap sama di perangkat apa pun. PDF cocok untuk dikirim atau dicetak karena font dan tata letaknya terkunci.
Cara paling umum
- Buka dokumen di Word.
- Pilih File > Save As (atau Export).
- Pada pilihan jenis berkas, pilih PDF.
- Klik Options bila ingin mengatur halaman atau menyertakan tanda dokumen.
- Klik Save.
Alternatifnya, pilih File > Print, lalu pilih printer PDF yang tersedia di komputer Anda, seperti "Microsoft Print to PDF" pada Windows.
Standar atau ukuran minimum
Word biasanya menawarkan dua mode:
| Mode | Cocok untuk | Catatan |
|---|---|---|
| Standard | Dokumen yang akan dicetak atau diarsipkan | Kualitas gambar lebih tinggi |
| Minimum size | Dokumen untuk surel atau dibaca di layar | Ukuran lebih kecil, kualitas gambar lebih rendah |
Periksa hasil
Setelah PDF jadi, buka dan periksa tiga hal, yaitu font, gambar, dan tautan. Jika dokumen berisi daftar isi atau tautan, pastikan masih bisa diklik. Periksa juga apakah nomor halaman dan tabel tetap rapi.
Bila hasil tidak sesuai
Font yang tidak tersedia, gambar dengan pembungkusan teks rumit, atau objek yang saling menimpa dapat memicu masalah. Perbaiki dokumen asli lalu ekspor ulang. PDF merupakan format yang ideal untuk berkas final, tetapi bukan untuk berkas yang masih diedit. Bila ukuran terlalu besar, baca cara mengecilkan ukuran PDF; bila perlu tanda tangan, lihat cara tanda tangan PDF. Satu aturan yang membantu ialah menyimpan DOCX asli sebagai cadangan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah PDF bisa diedit kembali?
Bisa dengan aplikasi tertentu, tetapi hasilnya tidak selalu sempurna. Simpan DOCX asli.
Mengapa ukuran PDF besar?
Gambar beresolusi tinggi. Pilih mode ukuran minimum atau kompres gambar.
Apakah nomor halaman ikut tersimpan?
Ya, selama sudah diatur di dokumen Word.