Kalkulator modal usaha adalah alat hitung yang membantu memperkirakan dana yang dibutuhkan untuk memulai dan menjalankan usaha hingga mulai menghasilkan pemasukan cukup. Perkiraan yang jujur mencegah usaha berhenti karena kehabisan modal kerja.
Tiga komponen
| Komponen | Isi | Sifat |
|---|---|---|
| Modal investasi | Peralatan, renovasi, perizinan, dekorasi, deposit sewa | Dikeluarkan di awal |
| Modal kerja | Bahan baku, gaji, sewa bulanan, listrik, pemasaran | Berulang selama operasional |
| Cadangan | Dana tak terduga dan masa penjualan lambat | Disiapkan sebagai pengaman |
Rumus
Modal usaha = Modal investasi + (Biaya operasional bulanan × jumlah bulan yang ditanggung) + Cadangan.
Jumlah bulan yang ditanggung bergantung perkiraan berapa lama usaha belum menutup biayanya sendiri.
Contoh warung makan dengan angka fiktif
- Modal investasi: peralatan masak, meja, dan perizinan = 25.000.000.
- Biaya operasional bulanan (sewa, gaji, bahan awal, listrik) = 12.000.000.
- Ditanggung selama 3 bulan = 36.000.000.
- Cadangan 10% dari total = (25.000.000 + 36.000.000) × 10% = 6.100.000.
- Total kebutuhan = 25.000.000 + 36.000.000 + 6.100.000 = 67.100.000.
Sumber modal
Modal dapat berasal dari tabungan, mitra, atau pinjaman. Untuk pinjaman, hitung total pembayaran dengan kalkulator cicilan bulanan dan pastikan arus kas mampu menanggungnya. Modal merupakan bahan bakar usaha, yaitu perlu dihitung dengan realistis sejak awal. Pegangannya ialah sertakan modal kerja dan cadangan. Lihat kalkulator biaya operasional dan cara membuat rencana bisnis.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa bulan modal kerja yang disarankan?
Tidak ada angka baku; sesuaikan dengan perkiraan waktu mencapai titik impas.
Apakah bisa memulai dengan modal kecil?
Bisa, dengan lingkup lebih sempit dan bertahap.
Apakah perlu rencana tertulis?
Sangat membantu untuk mengecek kelayakan.