Kalkulator cash flow adalah alat hitung yang menyajikan saldo kas dari periode ke periode berdasarkan perkiraan uang masuk dan keluar. Penjelasan konsepnya ada di cara membuat cash flow bisnis; artikel ini menunjukkan hitungan langkah demi langkah.
Rumus
- Arus kas bersih periode = Uang masuk − Uang keluar.
- Saldo akhir = Saldo awal + Arus kas bersih.
- Saldo awal periode berikutnya = Saldo akhir periode sebelumnya.
Contoh tiga bulan dengan angka fiktif
Saldo awal bulan 1: 8.000.000.
| Pos | Bulan 1 | Bulan 2 | Bulan 3 |
|---|---|---|---|
| Saldo awal | 8.000.000 | 7.500.000 | 4.500.000 |
| Uang masuk | 20.000.000 | 18.000.000 | 22.000.000 |
| Uang keluar | 20.500.000 | 21.000.000 | 19.000.000 |
| Arus bersih | −500.000 | −3.000.000 | 3.000.000 |
| Saldo akhir | 7.500.000 | 4.500.000 | 7.500.000 |
Bulan 2 menunjukkan saldo menipis. Dengan proyeksi ini, pemilik usaha dapat mempercepat penagihan, menunda pembelian, atau menyiapkan dana cadangan sebelum bulan 2.
Menandai risiko
- Beri tanda bila saldo akhir di bawah batas aman yang Anda tentukan, misalnya biaya operasional satu bulan.
- Perhatikan jadwal pembayaran besar, seperti pajak, gaji, dan cicilan.
- Catat uang masuk berdasarkan tanggal pembayaran pelanggan, bukan tanggal penjualan.
Memperbarui
Ganti perkiraan dengan angka nyata setiap akhir bulan dan geser proyeksi ke depan. Kalkulator merupakan alat peringatan dini, yaitu berguna bila datanya jujur. Pegangannya ialah pembaruan rutin. Lihat template cash flow gratis dan cara membuat laporan arus kas. Valtef dapat membuatkan kalkulator atau dasbor kas; ceritakan kebutuhan Anda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah saldo negatif selalu berarti bangkrut?
Tidak, tetapi itu tanda perlu tindakan, misalnya modal tambahan atau penagihan lebih cepat.
Bagaimana memasukkan penjualan kredit?
Catat di bulan uangnya diterima.
Seberapa jauh proyeksi?
Tiga sampai dua belas bulan, makin dekat makin rinci.